Langsung ke konten utama

10 film yang membuat kita menangis

1. Titanic

Ternyata di balik gambar Rose DeWitt Bukater mempunyai kisah yang menarik yakni sebuah kisah percintaan dua anak manusia yang tidak lekang dimakan masa. Di kapal naas tersebut, Rose yang diperankan oleh Kate Winslet, sedang dalam
perjalanan untuk menikah dengan seorang pengusaha kaya, yang juga sekapal dengannya. Namun dalam pelayaran kapal Titanic yang ingin berusaha memecahkan rekor pelayaran lintas Atlantik, Rose ternyata jatuh cinta kepada seorang pemuda miskin yang bernama Jack Dawson, yang diperankan oleh aktor Leonardo Di Caprio.
Jack, seorang artis dan penumpang kelas tiga mampu menyalakan api cinta dalam Rose sehingga mereka pun terlibat dalam sebuah kisah cinta yang menyentuh hati.


2. The Notebook
 Film ini mengambil latar era 1940-an serta masa kini tentang kehidupan sepasang kekasih muda, Noah Calhoum (diperankan Ryan Gosling) dan Allie Hamilton (Rachel McAdams), di Amerika selatan. Kisah pasangan ini bergulir lewat cerita lelaki tua kepada seorang perempuan tua yang tinggal di rumah jompo, beberapa dekade kemudian. Sang lelaki tua membacakan kisah tersebut dari sebuah notebook.


3. The Green Mile
Paul Edgecomb adalah seorang sipir sebuah penjara yang terkenal angker Cold Mountain Penitentiery. Disana, ada sebuah blok sel yang diberi nama The Green Mile, dimana para tawanan tinggal menghitung hari untuk menemui ajalnya di kursi listrik.
Salah satu penghuninya adalah John Coffey, seorang pria berkulit hitam setinggi dua meter lebih yang didakwa melakukan pembunuhan kejam terhadap dua gadis cilik di sebuah pertanian. Mengira akan mendapat perlawanan brutal, para penjaga terkejut saat tahu bahwa Coffey ternyata adalah pria yang sangat lembut.
Tidak hanya itu, ia bahkan enggan menyakiti hewan dan takut akan kegelapan. Perlahan, kehadiran Coffey mampu mengubah hidup semua yang berada disekitarnya mulai dari tikus peliharaannya, sipir Percy, Paul yang sempat mengalami masalah dengan pernikahannya, sampai istri seorang sipir penjara yang mendadak sembuh dari penyakit mematikan.
Melihat kepolosan Coffey, Paul dan para penjaga lain mulai menyangsikan dakwaan mati yang telah dijatuhkan pengadilan, dan berusaha dengan sekuat tenaga untuk mengubahnya. Namun belakangan mereka menyadari, bahwa tidak mudah menyelamatkan seseorang yang sudah didakwa untuk melewati green mile alias perjalanan menuju kursi listrik.
4. A Walk To Remember
Kisah cinta remaja yang diangkat dari novel laris karya Nicholas Sparks. Bagaimana rasanya jika seseorang yang merubah kehidupan anda menemui ajal? Hal tragis inilah yang terjadi oleh Landon Carter (Shane West). Sutradara Adam Shankman mengadaptasi novel karya Nicholas Sparks ini sehingga menghasilkan sebuah film yang romantis dan sedih.
Landon beserta teman kelompoknya adalah salah satu gang yang terkenal di sekolah Beaufort, North Carolina. Mereka selalu melakukan hal-hal yang aneh dan tidak bermoral seperti bermabok-mabokan. Di sisi lain ada gadis bernama Jamie Sullivan yang memiliki sifat yang berbeda. Ia adalah seseorang pendiam, penyayang dan juga beragama. Ayahnya adalah seorang pendeta maka itu wajar jika sifatnya menuruni bapaknya.
Suatu malam Landon dan teman-temannya bermabuk-mabukan dan terjadilah kecelakaan akibat ulah mereka. Semua ini salah Landon karena ialah yang merencanakan dan memulai aktivitas mabok-mabokan. Maka itulah kepala sekolah memberikan dua hukuman berat yaitu mengajar kelas dan juga berpartisipasi di sebuah drama di sekolah. Hukuman inilah yang mempertemukan Landon dan Jamie. Mereka berdua masuk di pentas drama sekolah dan makin lama Landon jadi jatuh cinta terhadap Jamie karena ada keunikan tersendiri yang terdapat pada Jamie. Namun tidak terasa hal-hal yang indah itu hilang sekejap ketika Jamie menyatakan bahwa dirinya mederita penyakit Leukimia!
5. The Bridge To Terabithia
Jess seorang anak kelas lima SD. Anak laki-laki satu-satunya di keluarganya. Dia punya dua orang kakak perempuan, dan 2 orang adik perempuan. Ayahnya bekerja dari pagi hingga malam. Bahkan ayam jago mereka pun sudah mati, sehingga bisa dibilang, Jess satu-satunya laki-laki di rumah itu.
Obsesi Jess adalah menjadi pelari tercepat di kelas lima, nanti, setelah sekolah masuk sehabis liburan musim panas. Untuk itu, selama liburan, pagi-pagi sekali, Jess berusaha melatih dirinya supaya bisa berlari lebih baik.
Di akhir liburan, rumah pertanian di dekat rumahnya kedatangan penghuni baru. Ada seorang anak seumuran Jess, bernama Leslie. Dan di hari sekolah dimulai, Leslie malah mengalahkan Jess dalam permainan lomba lari tersebut.
Namun itu tak membuat Jess membenci Leslie. Leslie anak yang agak aneh, dan tidak begitu disukai anak-anak lain di sekolah, sama dengan Jess sendiri. Mereka berdua menjadi sahabat, dan Leslie memperkenalkan Jess dengan dunia imajinasi yang tak pernah terbayangkan olehnya sebelumnya.
Jess dan Leslie pun menemukan sebuah tempat rahasia, tempat mereka mendirikan kerajaan Terabithia, dimana mereka berdua menjadi penguasanya. Namun untuk sampai di kerajaan itu, harus menggunakan jalan yang cukup berbahaya. Jalan yang suatu hari merebut nyawa Leslie.
Tragedi itu memaksa Jess berpaling kepada adik kecilnya yang pada awalnya diabaikan, untuk ikut hadir di dunia Terabithia. Si adik, May Belle menjadi putri kecil yang menemani Jess di dunia lain tersebut.
6. The Pursuit of Happyness
 Film ini mengisahkan jalan hidup Chris Gardner (Will Smith), yang berliku-liku dalam mencari dan akhirnya mendapatkan kebahagiaannya menjadi seorang milyuner.
Pria cerdas tetapi hidup miskin, memiliki 1 orang anak dan ditinggalkan oleh sang istri karena kemiskinannya, setiap hari banting tulang demi mencukupi kebutuhan rumah tangga, dengan menjual alat pemindai tulang, tetapi cukup sulit untuk menjualnya, kerena banyak rumah sakit menggangap itu merupakan barang yang terlalu mewah. Diusir dari tempat tinggalnya karena telat membayar sewa, dan berbagai macam cobaan hidup yang menyedihkan, tetapi pada akhirnya dia menjadi seorang milyuner.
7. Grave of the Fireflies
Mengambil tempat menjelang akhir Perang Dunia II di Jepang, Grave of the Fireflies adalah cerita tentang hubungan antara dua anak yatim, pra-remaja Seita (? ?) dan muda adiknya Setsuko (? ?). Anak-anak kehilangan ibu mereka dalam pemboman di Kobe, dan ayah mereka melayani di Angkatan Laut Kekaisaran Jepang, dan sebagai hasilnya dipaksa untuk mencoba bertahan hidup di tengah kelaparan luas dan ketidakpedulian berperasaan rekan senegaranya, beberapa di antaranya adalah keluarga besar mereka sendiri anggota.
Film jepang dimulai di Sannomiya Station dan menggambarkan Seita, compang-camping dan mati kelaparan. Seorang petugas kebersihan datang dan penggalian melalui miliknya, dan menemukan sebuah kaleng permen berisi abu dan tulang. Dia melempar keluar, dan dari situ mata air semangat Setsuko, Seita, dan awan kunang-kunang. Semangat Seita terus menceritakan kisah mereka, yang, pada dasarnya, sebuah kilas balik diperpanjang ke Jepang menjelang akhir Perang Dunia II, selama pengeboman Kobe.
kilas balik ini dimulai dengan American-29s B, simbol kekuatan mesin perang Amerika dilepaskan oleh Jepang, terbang overhead theatening Jepang benar-benar berdaya. Setsuko dan Seita, dua saudara kandung, yang tersisa untuk mengamankan rumah dan harta benda mereka, yang memungkinkan ibu mereka, yang menderita keluhan jantung, untuk pindah ke tempat penampungan bom. Mereka tertangkap off-penjaga oleh firebombs menjatuhkan di lingkungan mereka, dan meskipun mereka bertahan hidup tanpa cedera, ibu mereka tertangkap dalam serangan udara dan meninggal karena luka bakar nya. Memiliki tempat lain untuk pergi, Setsuko dan Seita bergerak dengan bibi jauh, yang memungkinkan mereka untuk tinggal, tetapi meyakinkan Seita untuk menjual kimono ibunya untuk padi. Meskipun tinggal dengan sanak saudara, Seita pergi keluar untuk mengambil persediaan sisa ia dimakamkan di tanah sebelum pengeboman. Dia memberikan semua itu kepada bibinya, tetapi menyembunyikan kaleng kecil tetes buah, yang menjadi ikon berulang sepanjang film. bibi mereka terus makan dan tempat tinggal mereka tetapi karena mereka secara bertahap mulai kehabisan beras dan makanan, ia tiba-tiba menjadi semakin dingin dan kesal. Selama sarapan suatu hari, ia secara terbuka komentar tentang bagaimana mereka tidak melakukan apapun untuk mendapatkan makanan ia memasak untuk mereka atau membantu sekitar rumah.
Seita dan Setsuko akhirnya memutuskan untuk pergi dan pindah ke suatu tempat penampungan bom ditinggalkan. Apa yang dimulai sebagai sewa baru optimis pada kehidupan secara bertahap tumbuh suram karena mereka kehabisan beras, dan Seita dipaksa untuk mencuri tanaman dari petani lokal dan menjarah rumah selama serangan udara. Ketika ia tertangkap mencuri gula, dia menyadari putus asa dan mengambil sebuah Setsuko semakin sakit ke dokter, yang memberitahu dia bahwa Setsuko menderita malnutrisi tapi tidak menawarkan bantuan atau saran. Dalam kepanikan, Seita menarik semua uang yang tersisa di rekening bank ibu mereka, tapi sementara di bank ia belajar menyerah tanpa syarat Jepang kepada Sekutu dan kemungkinan kematian ayahnya. Dia kembali ke tempat penampungan dengan jumlah besar makanan, hanya untuk menemukan Setsuko sekarat berhalusinasi, mengisap ohajiki seolah-olah mereka tetes buah. Setsuko Seita menawarkan ‘nasi bola’ yang sebenarnya hanya gumpalan kotoran. Seita memberinya menggigit semangka dan bergegas untuk memasak makanan, tapi dia “tidak bangun.” Seita menggunakan pasokan disumbangkan kepadanya oleh petani untuk mengkremasi dia, dan menempatkan beberapa abunya di buah timah yang disertai dengan foto ayahnya sampai kematiannya di stasiun kereta api pada tanggal 21 September 1945.
Pada akhir film, roh Seita dan Setsuko terlihat, tidak lagi compang-camping dan kurus tapi sehat dan berpakaian rapi, duduk berdampingan karena mereka memandang rendah pada kota modern Kobe.
8. UP
 SEUMUR hidup, Carl Fredricksen (Edward Asner) selalu memimpikan sebuah petualangan besar. Ia selalu ingin menjelajahi daerah-daerah baru dan pergi berkeliling dunia. Sayangnya hingga ia berusia 78 tahun, semua itu hanya sekedar impian saja dan tak pernah jadi kenyataan.
Setelah istrinya meninggal, Carl mendapat masalah baru. Rumahnya akan digusur dan ia terancam berakhir di panti jompo. Merasa tak ada lagi yang bisa menghalanginya melakukan petualangan seperti yang ia impikan, Carl pun bertekad membawa rumahnya pergi mengelilingi dunia. Untuk mencapai tujuannya, Carl mengikatkan ribuan balon ke rumahnya dan menjadikan seluruh rumahnya sebuah balon terbang.
Celakanya, ada satu yang tak ia perhitungkan sebelumnya. Tanpa ia sadari, ternyata Russell (Jordan Nagai), anak berusia delapan tahun yang punya rasa ingin tahu berlebihan, ternyata ikut terbawa dalam perjalanan. Akhirnya, mau tak mau Carl harus membawa pergi Russell juga dan berharap bahwa mereka tak akan terlibat masalah besar karena ulah Russell ini.
9. Schindler's List
Filmnya, yang diadaptasi oleh Steven Zaillian dan disutradarai oleh Steven Spielberg, mengisahkan riwayat Oskar Schindler, seorang pengusaha Katolik Jerman yang berperan dalam menyelamatkan nyawa lebih dari seribu orang Yahudi Polandia pada masa Holocaust. Judulnya merujuk kepada daftar nama dari 1.100 orang Yahudi yang dipekerjakan Schindler di pabriknya dan karenanya tidak dikirim ke kamp-kamp konsentrasi.


 

10. Hachiko: A Dog's Story
Film diangkat dari kisah nyata di Jepang. Di sebuah kelas, murid-murid sedang menyajikan presentasi mengenai tokoh pahlawan mereka. Seorang anak laki-laki bernama Ronnie menceritakan tentang anjing kakeknya yang bernama Hachiko. Bertahun-tahun yang lampau, seekor anak anjing Akita tiba di Amerika dari Jepang . Di stasiun, anak anjing itu terlepas setelah kandangnya terjatuh dari gerbong barang, dan ditemukan oleh seorang dosen bernama Parker Wilson (Richard Gere). Parker langsung menyukai anak anjing itu. Setelah Carl penjaga stasiun menolak untuk mengurusnya, Parker membawanya pulang ke rumah. Di rumah, istri Parker yang bernama Cate (Joan Allen) keberatan suaminya memelihara anak anjing.
Hari berikutnya, Parker berharap pemilik anjing itu telah menghubungi stasiun kereta api, namun ternyata pemiliknya yang sebenarnya tidak muncul. Parker secara diam-diam mengajak anak anjing itu naik kereta api ke kantor. Di kantor, Parker diberi tahu oleh seorang rekan yang orang Jepang bernama Ken, bahwa tanda di kalung anak anjing itu dibaca sebagai Hachiko, dalam bahasa Jepang, Hachiko berarti nasib baik. Parker lalu memberi nama anak anjing itu, Hachi. Menurut Ken, Parker dan Hachi sudah ditakdirkan untuk saling bertemu. Cate menerima telepon dari seseorang yang ingin memungut Hachi. Namun Cate membiarkan suaminya memelihara Hachi setelah melihat suaminya makin dekat dengan anak anjing itu.
Waktu berlalu, dan Hachi telah menjadi anjing setia Parker. Meskipun demikian, Parker heran Hachi menolak untuk melakukan kebiasaan normal seekor anjing seperti mengejar dan memungut bola. Ken memberi tahu bahwa Hachi hanya akan mau mengambil bola untuk alasan yang istimewa. Suatu pagi, ketika Parker berangkat kerja, Hachi menyelinap ke luar, dan mengikutinya hingga sampai di stasiun kereta api. Hachi menolak ketika disuruh pulang hingga Parker harus mengantarkannya pulang ke rumah. Sore itu, Hachi kembali pergi ke stasiun, dan menunggu hingga kereta api yang dinaiki tuannya datang. Parker akhirnya menyerah, dan membiarkan Hachi mengantarnya ke stasiun setiap hari. Setelah kereta api tuannya berangkat, Hachi pulang sendiri ke rumah, tapi ketika hari sudah sore, ia kembali lagi ke stasiun untuk menjemput. Kebiasaan Hachi mengantar dan menjemput Parker berlangsung beberapa lama. Namun pada suatu siang, Hachi menolak mengantar Parker yang ingin berangkat mengajar. Parker akhirnya berangkat sendirian, tapi Hachi mengejarnya sambil membawa bola. Parker terkejut, tapi senang Hachi akhirnya mau diajak bermain bola. Parker tidak ingin terlambat mengajar, dan pergi juga walaupun dilarang Hachi yang terus menggonggong. Siang itu, Parker yang mengajar sambil memegang bola milik Hachi, terjatuh tak sadarkan diri, dan meninggal dunia.
Di stasiun, Hachi dengan sabar menunggu kedatangan kereta api yang biasanya dinaiki tuannya ketika pulang, namun tuannya tidak juga pulang. Dia menunggu, dan menunggu hingga Michael, menantu Parker membawanya pulang. Keesokan harinya, Hachi kembali ke pergi ke stasiun dan menunggu tuannya. Ia menunggu sepanjang hari dan sepanjang malam. Setelah suaminya meninggal, Cate menjual rumah mereka, dan memberikan Hachi untuk dipelihara oleh anak perempuan Cate yang bernama Andy. Hachi pindah ke rumah Andy yang tinggal bersama suami bernama Michael. Keduanya memiliki bayi bernama Ronnie. Hachi tak lama kemudian lari untuk pulang ke rumah tempat tinggalnya dulu. Ia lalu kembali menunggu tuannya yang tidak kunjung pulang di stasiun. Hachi selalu duduk menunggu di tempat ia biasa menunggu. Penjual makanan di stasiun bernama Jas merasa kasihan, dan memberinya makan hot dog. Andy mencari-cari Hachi, dan menemukannya di stasiun. Hachi diajak pulang, namun keesokan harinya dibiarkan untuk kembali pergi ke stasiun.
Hachi mulai tidur di gerbong kereta yang rusak. Ia berjaga menunggu tuannya sewaktu siang, dan hidup dari makanan dan air yang diberikan oleh Jas dan seorang tukang daging. Pada satu hari, wartawan surat kabar bernama Teddy ingin tahu soal asal usul Hachi. Ia bertanya apakah dirinya dibolehkan menulis cerita tentang anjing itu. Setelah membaca artikel di surat kabar, orang-orang mulai mengirimi Carl uang, dengan pesan agar uang tersebut dibelikan makanan untuk Hachi. Ken sahabat Parker membaca artikel yang ditulis Carl, dan menyatakan kesediaan untuk membayari biaya hidup Hachi. Walaupun Parker sudah setahun meninggal dunia, Ken menyadari Hachi masih ingin dan merasa harus menunggu kepulangan tuannya, serta berharap tuannya masih hidup.
Tahun demi tahun berlalu, dan Hachi masih tetap menunggu di stasiun. Ketika mengunjungi makam Parker, Cate bertemu dengan Ken, dan mengaku dirinya masih merasa kehilangan suaminya yang sudah meninggal sepuluh tahun lalu. Cate lalu pergi ke stasiun tempat Hachi menunggu. Ia terkejut melihat Hachi yang sudah tua, kotor, dan lemah, namun terus setia menunggu tuannya. Ketika kembali ke rumah, Cate bercerita soal Hachi kepada Ronnie yang sudah berusia 10 tahun. Malam itu, Hachi menunggu di tempatnya biasa menunggu, tempatnya berbaring dan jatuh terlelap, bermimpi bertemu Parker.
Selesai sudah laporan Ronnie tentang Hachi kepada teman-temannya sekelas. Kesetiaan Hachi menunggu Parker, kakek Ronnie, menjadikan Hachi sebagai pahlawan selama-lamanya di mata Ronnie. Sore itu, Ronnie berjalan-jalan bersama seekor anak anjing Akita di tempat kakeknya pernah berjalan-jalan bersama Hachi.
Anjing Hachiko yang sebenarnya, lahir di Odate, Prefektur Akita, Jepang pada tahun 1923. Setelah pemiliknya yang bernama Dr. Eisaburo Ueno, seorang dosen di Universitas Tokyo meninggal dunia pada bulan Mei 1925, keesokan harinya Hachi kembali menunggu kepulangan tuannya di Stasiun Shibuya. Ia terus menunggu, dan menunggu hingga sembilan tahun berikutnya. Hachiko akhirnya mati pada bulan Maret 1935. Patung Hachiko dari perunggu, kini dapat dijumpai di tempatnya biasa menunggu, di luar Stasiun Shibuya, Tokyo.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Membuat Lightsaber Ver. video

DOWNLOAD FILM DIGIMON ADVENTURE EPISODE 1-END

Wah, mengenang masa-masa kecil, ketika setiap minggu sehabis Sekolah Minggu alias Sunday School, moment yangpaling dinantikan adalah pulang dan langsung menyetel televisi kesayanganku, memilih chanel INDOSIAR, and YUP... tepat waktu untuk menonton Anime Kesayangan gue DIGIMON ADVENTURE dan Dragon BALL... Nah baru-baru ini saya iseng-iseng memasukkan kata kunci untuk mendownload Digimon Adventure 1 dan ternyata ADA!! wuihhh seperti nonstalgia deh rasanya bisa nonton lagi neh anime yang satu ini.  Animasi Digimon Adventure 1 bercerita tentang 7 anak-anak terpilih dari dunia manusia yang masuk kedalam dunia Digital Monster (DIGIMON). Mereka adalah Taichi, Matt, Takeru, Joe, Mimi, Sora dan Koshiro. Ketujuh anak terpilih ini didampingi oleh masing-masing digimon mereka yang dapat berevolusi menjadi lebih besar. Mulai dari telur, bentuk bayi, bentuk anak-anak, bentuk dewasa, bentuk ultimate dan terakhir bentuk Warp. Setiap perubahan mereka, nama digimon mereka pun berganti sesua...

Fakta Unik tentang Jambi

Tiap-tiap daerah di Indonesia mempunyai keunikan dan kekhasan masing-masing. Salah satunya adalah Jambi. Apa saja keunikan Jambi?  Payo kito ke Jambi . Mari kita jalan-jalan ke Jambi